GAMBARAN PENGETAHUAN CARE GIVER PASIEN DIABETES MELLITUS PADA PERAWATAN KAKI DIABETIK

  • Kharisma Pratama
Keywords: kompetensi care giver, ulkus kaki diabetikum, pencegahan resiko UKD

Abstract

Abstract

Background: Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease characterized by an increase in blood sugar levels due to damage to insulin secretion. Neuropathy is a common complication of diabetes mellitus. One way to prevent neuropathy or other complications is to do regular foot care. The role of caregiver in diabetic foot care is important to improve the quality of life of patients living with diabetes mellitus. They need to be provided with the latest knowledge and support regarding diabetic foot care. Purpose: Study was to determine the relationship between care giver knowledge about diabetic foot care and foot ulcers at risk of developing ulceration in DM. Methods: This study was an analytical study with a cross sectional study design. The research sample was 40 respondents who met the criteria. The data were collected using a knowledge questionnaire with 20 questions and a risk observation sheet for diabetic foot. Results: This study showed that most of the respondents had less knowledge about diabetic foot care, namely 26 (65%). The study also showed a relationship between the lack of knowledge about foot care and the risk of foot injury for people with diabetes, a = 0.05 (95% CI). Conclusion: This study has proven that a care giver must be equipped with diabetic foot care competency, and  DM patinets can avoid complications of diabetic foot ulcers. Nurse should provide education to the community regularly, especially on the novelty of the knowledge that has been gained either from research or from the experience gained in the clinic or nursing home.

 

Abstrak

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit metabolik yang di tandai dengan adanya peningkatan kadar gula darah akibat kerusakan pada sekresi insulin. Neuropati merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus yang sering terjadi. Salah satu cara mencegahan neuropati atau komplikasi lainnya yaitu dengan melakukan perawatan kaki yang rutin. Peran care giver dalam perawtan kaki diabetik sangat diperlukan untuk peningkatan kualitas hidup pasien dengan diabetes mellitus. Mereka perlu diberikan pembekalan serta dukungan ilmu yang terbaru mengenai perawtan kaki diabetik. Tujuan: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan care giver tentang perawatan kaki diabetik dengan kejadian kaki beresiko terjadinya ulkus pada penderita DM. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan  rancangan penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 40 responden yang memenuhi kriteria.  Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pengetahuan dengan 20 pertanyaan dan lembar observasi resiko kaki diabetik. Hasil: Hasil Penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang perawatan kaki diabetik yaitu sebesar 26 (65%). Penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara kurangnya tingkat pengetahuan tentang perawatan kaki dengan resiko terjadinya luka pada kaki penderita DM, a=0.05 (CI 95%). Kesimpulan: Penelitian ini telah membuktikan bahwa pendamping anggota keluarga yang sakit harus dibekali kompetensi perawatan kaki diabetik, dengan harapan penderita DM dapat terhindar dari komplikasi ulkus kaki diabetikum. Bagi kolega perawat untuk terus memberikan edukasi pada masyarakat khususnya terhadap kebaruan ilmu yang telah didapat baik dari penelitian ataupun dari pengalaman yang didapat diklinik atau rumah perawatan.

 

References

ADA. (2015). Common terms. Retrieved August 01, 2016 from http://.diabetes.org/diabetes-basic/common-terms/

Apriliyani Sigit. (2018). Hubungan Tingkat Pengetahuan keluarga Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Terjadinya Luka Kaki Diabetik Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II. Diakses pada tanggal 20 Nopember 2017. http://eprints.ums.ac.id/59440/15/2 .%20NASPUB%20GABUNG.pdf

Asuneneng, K. H., Tuegeh, J., & Ponidjan, T. S. (2018). KNOWLEDGE OF FAMILY PREVENTING DIABETIC WOUND IN DIABETES MELITUS PATIENT. Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo), 6(2), 68-75.

Herlina Maria. (2016). Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Pencegahan Luka dengan Kejadian Luka Diabetik di Puskesmas Takengon Medan.https://media.neliti.com/me dia/publications/186399-IDhubungan-tingkat-pengetahuandengan-sika.pdf

K. Pratama and N. Phutthikhamin, “Implementation of Diabetic Foot Ulcer Prevention Program in the Provincial Hospital, Pontianak, West Borneo, Indonesia,” in ASEAN/Asian Academic Society International Conference Proceeding Series, 2017.

Notoatmodjo, S. (2012). Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka cipta.

P. Nehring et al., “Diabetic foot risk factors in type 2 diabetes patients: a cross-sectional case control study,” J. Diabetes Metab. Disord., vol. 13, no. 1, p. 79, 2014.

Riskerdas. (2013). Riset Kesehatan Dasar (Basic Health Research). Retrieved July 20,2016.fromdepkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf

World Health Organization (WHO). (2015). Diabetes: Retrieved: h ttp://www.who.com
Published
2021-04-30
Section
Articles