FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PENULARAN INFEKSI HIV/AIDS PADA ODHA DI PUSKESMAS LIMAPULUH

  • Afritayeni - - Akademi Kebidanan Helvetia Pekanbaru
Keywords: Kata Kunci :Faktor-Faktor Penularan Infeksi HIV/AIDS Pada ODHA

Abstract

Abstrak

HIV/AIDS merupakan salah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh Menurut WHO tahun  2017 di dapatkan kasus terinfeksi HIV sebanyak 14.640 orang, dengan faktor risiko tertinggi pada heteroseksual (22%), dan AIDS sebanyak 4.725 orang, dengan faktor risiko tertinggi pada heteroseksual (17%).  Penularan HIV dan AIDS di Indonesia tertinggi disumbangkan oleh hubungan seks berisiko heteroseksual sebesar 66,7%. Berdasarkan survey awal yang dilakukan terhadap 5 orang ODHA di Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru didapatkan 3 orang heteroseksual  ODHA terinfeksi HIV/AIDS melalui hubungan seksual  dan 2 orang lagi tertular malalui jarum suntik semua responden tidak konsisten menggunakan kondom saat berhubungan seksual. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor penyebab penularan infeksi HIV/AIDS pada ODHA. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah populasi 103 orang jumlah sampel sebanyak 49 orang dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil penelitian mayoritas responden terinfeksi HIV/AIDS melalui hubungan seksual yaitu sebanyak 46 orang (93,3%) dan minoritas tertular melalui non seksual sebanyak 3 orang (6,1%). Puskesmas Limapulah diharapkan untuk memberikan informasi terkait faktor-faktor penyebab penularan infeksi HIV/AIDS terutama yang berhubungan dengan seksual berisiko.

Kata Kunci :Faktor-Faktor  Penularan Infeksi HIV/AIDS Pada ODHA

References

Afritayeni, A., Yanti, P. D., & Angrainy, R. (2018). A

analisis Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja Terinfeksi Hiv dan Aids. Jurnal Endurance, 3(1), 69. https://doi.org/http://doi.org/10.22216/jen.v3i1.2717

Andryani, G. (2016). Pengalaman Terinfeksi HIV Pada Pria Homoseksual Sebuah Studi Dengan Pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis. Empati.

Andryani, G., & Kahija, Y. F. La. (2016). Pengalaman Terinfeksi Hiv Pada Pria Homoseksual: Sebuah Studi Dengan Pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis. Empati, 5(2), 396–401.

Ardhiyanti. (2015). Bahan Ajar AIDS Pada Asuhan Kebidanan (I; Herlambang, ed.). Sleman: CV Budi Utama.

Ardhiyanti. (2015). Bahan Ajar AIDS Pada Asuhan Kebidanan. In Bahan Ajar AIDS Pada Asuhan Kebidanan (pertama). Yogyakarta: Cv Budi Utama.

Dwi Laksana. (2010). Faktor Faktor Resiko Penularan HIV/AIDS Pada Laki Laki Dengan Orientasi Seks Heteroseksual Dan Homoseksual Di Purwokerto.

Dinkes Kota Pekanbaru. (2018). Situasi Terkini Kasus HIV & AIDS di Kota Pekanbaru.

Fransiska, M., & Musryid. (2019). Konsistensi Penggunaan Kondom Pada Komunitas Homoseksual Sebagai Faktor Resiko Penularan HIV/AIDS.

Irat. (2019). Gambaran Faktor Faktor Penyebab Orientasi Seksual Pada Waria.

Ismiati, & Susmini. (2018). Hubungan Penggunaan Kondom Dan Status Perkawinan Dengan Kejadian Infeksi Menular Seksual Pada Wanita Usia Produktif. Jurnal Ilmiah Bidan, III(2), 17–20.

Kemal. (2015). HIV/AIDS Untuk Mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Profil Kesehatan Provinsi Riau. (2017). Profil Kesehatan Provinsi Riau.

Randolph D. Hubach, Brian Dodge, Thea Cola, Patrick R. Battani, Michael Reece (2014). Assesing The Sexual Health Need Of Men Who Have Sexs With Men (MSM) Residing In Rural And Mixed Rural Areas. Volume 31, Number 2. The Health Education Monograph Series,

Tri Uji Rachmawati, Laksmono Widagdo, V. G. T. I. (2016). Jurnal Kesehatan Masyarakat.

WHO. (2018). World Health Organization. In Mathematics Education Journal (Vol. 1). https://doi.org/10.29333/aje.2019.423a

Wiratna. (2014). Metode Penelitian Keperawatan (Pertama; D. A, ed.). Yogyakarta: Gava Media.

Yanti, M. K. (2011). Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Untuk Mahasiswa Kebidanan (I; T. Endroko, ed.). Yogyakarta: Pustaka Rihama.
Published
2021-04-30
Section
Articles